Syiah Memalsukan Alquran

BEBERAPA FAKTA PEMALSUAN DAN PENYELEWENGAN AL QUR’AN OLEH SYI’AH

Ketika mereka tidak mampu membuat kitab yang semisal dengan Al Qur’an, maka tidak ada jalan lain bagi mereka kecuali menambah, mamalsukan dan menyelewengkan apa yang terdapat di dalam kitab suci Al Qur’an sesuai dengan hawa nafsu mereka. Perbuatan tercela ini tidaklah beda dengan apa yang dilakukan oleh orang-orang Yahudi terhadap kitab suci mereka. Allah berfirman yang artinya:

“Maka celakalah bagi orang-orang yang menulis Al Kitab dengan tangan-tangan mereka kemudian mereka mengatakan: “Ini datang dari sisi Allah.” Kemudian mereka memperjual belikan kitab suci tersebut dengan harga yang murah.”. (Al Baqarah: 79)

Diantara contoh kedustaan dan penyelewengan mereka terhadap mushaf Al Qur’an:

1.Dalam Surat Al Baqarah: 257
وَ الَّذِيْنَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ …
“Dan orang-orang kafir itu, pelindung-pelindung mereka adalah Syaitan…”
Namun dalam Al Qur’an palsu mereka:
وَالَّذِيْنَ كَفَرُوا بِوِلاَيَةِ عَلِيِ بْنِ أَبِيْ طَالِبٍ أَوْلِياؤُهُمُ الطَّاغُوْتُ …
“Dan orang-orang yang kafir terhadap kepemimpinan Ali bin Abi Thalib itu, pelindung-pelindung mereka adalah Syaitan …”

2. Dalam surat Al Lail:12-13
إِنَّ عَلَيْنَا لَلْهُدَى (12) وَإِنَّ لَنَا لَلْآخِرَةَ وَ الأُولَى (13)
“Sesungguhnya kewajiban Kami-lah yang memberi petunjuk, dan sesungguhnya kepunyaan Kami-lah akhirat dan dunia.”.
Namun dalam Al Qur’an palsu mereka:
إِنَّ عَلِيًا لَلْهُدَى (12) وَإِنَّ لَهُ لَلْآخِرَةَ وَ الأُولَى (13)
“Sesungguhnya Ali benar-benar sebuah petunjuk dan kepunyaan dia-lah akhirat dan dunia.”

3. Dalam Surat Al Insyirah: 7
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ
“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai dari suatu urusan, kerjakanlah dengan sungguh-sungguh urusan yang lainnya”.
Sedangkan dalam Al Qur’an palsu mereka:
فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصِبْ عَلِيًّا لِلْوِلاَيَةِ
“Maka apabila kamu (Muhammad) telah selesai dari suatu urusan, maka berilah Ali kepemimpinan .”
Bahkan sebelum ayat ini ada tambahan:
وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ بِعَلِيٍّ صِهْرِكَ
“Dan Kami angkat penyebutanmu (Muhammad) dengan Ali sang menantumu”.

Para pembaca, bila kita telusuri keyakinan atau aqidah batil ini, ternyata merupakan sebuah kesepakatan yang ada pada mereka. Tidak satupun diantara ulama-ulama jahat mereka yang menyelisihi kesepakatan ini. Sebagaimana yang dikatakan oleh salah seorang ulama mereka yaitu Al Mufid bin Muhammad An Nu’man dalam kitab Awai’ilul Maqalaat hal. 49.

Adapun bila ditemukan pendapat sebagian kecil ulama mereka tentang tidak adanya perubahan dan penyimpangan Al Qur’an, maka hal itu hanyalah upaya penyembunyian aqidah kufur mereka di hadapan umat Islam. Maka janganlah sekali-kali seorang muslim mempercayainya. Karena mereka adalah orang-orang yang beragama dengan taqiyyah (kedustaan).

HADITS-HADITS LEMAH YANG TERSEBAR DIKALANGAN UMAT

Hadits Ibnu Umar:
عَلِيٌّ بْنُ أَبِيْ طَالِبٍ بَابُ حِطَّةٍ مَنْ دَخَلَ فِيْهِ كَانَ مُؤْمِنًا وَمَنْ خَرَجَ مِنْهُ كَانَ كَافِرًا
“Ali bin Abi Thalib adalah pintu pengampunan dosa. Barangsiapa yang memasukinya maka dia adalah seorang mukmin dan barangsiapa yang keluar darinya maka dia seorang yang kafir”.

Keterangan :
Al Imam Adz Dzahabi ketika menyebutkan biografi Husain Al Asyqar (salah seorang periwayat hadits tersebut), berkata :”Dan hadits ini batil”. Ibnu ‘Adi berkata “ Musibah yang menimpa hadits ini berasal dari Al Husain”. Asy Syaikh Al Albani berkata : “Hadits ini batil”. (Lihat Silsilah Ash Shahihah no. 3913 karya Asy Syaikh Al Albani).

Wallahu A’lam

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s