Adopsi Budaya Barat Yang Tidak Boleh

Bismillah,

Budaya barat sangat pesat berkembang di Indonesia. Lebih parahnya lagi budaya yang diadopsi oleh banyak umat muslim sekarang ini adalah budaya yang tidak sesuai dengan syariat.

Dalam hal berpakaian misalnya, Islam telah mengatur cara berpakaian yang sesuai syariat. Maka dari itu, dari mana pun budaya itu berasal, jika tidak sesuai dengan aturan syar’i, maka tidak dibolehkan. Budaya berpakaian dari barat yang tidak dianjurkan adalah mengenakan Pakaian Pendek.

Mengenakan Pakaian Pendek, Tipis Dan Ketat. Di antara perang yang dilancarkan musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam pada zaman ini adalah dengan mode pakaian. Musuh-musuh Islam itu menciptakan bermacam-macam mode pakaian lalu diperagakan dan dipasarkan di tengah-tengah kaum muslimin. Ironisnya, pakaian-pakaian tersebut tidak menutup aurat karena amat pendek, tipis dan ketat. Bahkan sebagian besar tidak dibenarkan dipakai oleh wanita, meski di antara sesama mereka atau di depan mahramnya sendiri.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah , bahwasanya Rasulullah  mengabarkan bakal munculnya pakaian seperti ini di akhir zaman. Nabi  bersabda, “Dua (jenis manusia) dari ahli neraka yang aku belum melihatnya sekarang. Yaitu; kaum yang membawa cemeti-cemeti seperti ekor sapi, mereka memukul manusia dengannya, dan wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan  pundaknya dan berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk onta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, dan sungguh wangi surga telah tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian” (HR. Muslim: 3/1680).

Termasuk dalam kategori ini adalah pakaian sebagian wanita yang memiliki sobekan panjang dari bawah ke atas, atau yang ada lubang di beberapa bagiannya, sehingga tampak auratnya. Di samping itu, yang mereka lakukan juga termasuk menyerupai orang-orang kafir, mengikuti mode serta busana bejat yang mereka buat. Kepada Allah  kita memohon keselamatan.

Bahkan adanya berbagai gambar buruk di pakaian; seperti gambar penyanyi, kelompok-kelompok musik, botol/cawan minuman keras, juga gambar-gambar makhluk yang bernyawa, salib, atau lambang-lambang club-club dan organisasi-organisasi non Islam, juga slogan-slogan kotor yang tidak lagi memperhitungkan kehormatan dan kebersihan diri, yang biasanya banyak ditulis dalam bahasa asing.

Sumber

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s